liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

4 Fakta Menarik Fase Grup Piala Dunia 2022: Kedigdayaan Negara Muslim

4 Fakta Menarik Fase Grup Piala Dunia 2022: Kedigdayaan Negara Muslim

Memuat…

DOHA – Tingkat grup Piala Dunia 2022 selesai: menyisakan 16 tim terbaik yang akan kembali memperebutkan piala. Selama fase grup, banyak kejutan dan fakta menarik yang patut dicermati.

Sejak kick-off pertama Piala Dunia 2022 antara tuan rumah Qatar vs Ekuador, 20 November 2022, sudah ada 48 pertandingan yang digelar di babak penyisihan grup.

Baca Juga: Daftar Top Skor Piala Dunia 2022 Babak Grup: Morata Memanas Perburuan Sepatu Emas

Selama periode itu, 120 gol dicetak oleh 92 pemain berbeda. Termasuk dua gol bunuh diri kapten timnas Jerman Manuel Neuer (melawan Kosta Rika) dan bek tengah Maroko Nayef Aguerd (melawan Kanada).

Pencetak gol terbanyak atau top skorer Piala Dunia 2022 dipegang oleh lima pemain, yakni Enner Valencia (Ekuador), Marcus Rashford (Inggris), Kylian Mbappe (Prancis), Cody Gakpo (Belanda), dan Alvaro Morata (Spanyol). Masing-masing telah mencetak tiga gol.

Faktanya, tidak ada tim yang meraih poin sempurna selama babak penyisihan grup Piala Dunia 2022. Brasil, Portugal, dan Prancis yang awalnya sempat menyapu bersih, gagal di match day terakhir di grupnya masing-masing.

Selain itu, ada beberapa kejutan dan kontroversi yang terjadi selama fase grup Piala Dunia 2022. Berikut ulasan singkatnya:

1. Pesan LGBT

Piala Dunia 2022 di Qatar menandai pertama kalinya festival sepak bola empat tahunan diadakan di Timur Tengah. Dengan budaya Islam yang kental, Qatar selaku tuan rumah melarang adanya properti komunitas LGBT, prostitusi dan minuman beralkohol selama acara berlangsung.

Kebijakan ini menuai suka dan duka, terutama bagi timnas dan suporter negara-negara Eropa. FIFA sendiri sudah menegaskan berpihak pada Qatar terkait polemik ini, namun tekanan untuk mendukung LGBT di babak penyisihan grup Piala Dunia 2022 sangat kuat.

Salah satunya saat Jerman menghadapi Jepang di matchday pertama Grup E, skuat Die Mannschaft melakukan aksi diam memprotes pelarangan ban kapten berwarna pelangi di Piala Dunia 2022.