liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86

AS Larang Impor Perangkat Teknologi dari Huawei dan ZTE

AS Larang Impor Perangkat Teknologi dari Huawei dan ZTE

Memuat…

Amerika Serikat (AS) telah melarang impor dan penjualan peralatan komunikasi buatan perusahaan China Huawei dan ZTE. Foto/Slashgear

WASHINGTON Amerika Serikat (AS) melarang impor dan penjualan peralatan komunikasi yang dibuat oleh perusahaan China, Huawei dan ZTE. Washington juga membatasi penggunaan beberapa sistem pengawasan video buatan China, dengan alasan risiko keamanan nasional yang tidak dapat diterima.

Kelima anggota Komisi Komunikasi Federal (FCC) dengan suara bulat mengadopsi aturan baru yang melarang impor dan penjualan produk teknologi tertentu yang menimbulkan risiko keamanan terhadap infrastruktur kritis AS. Ini adalah eskalasi terbaru dari pembatasan AS selama bertahun-tahun terhadap teknologi China yang dimulai di bawah mantan Presiden Donald Trump dan berlanjut di bawah pemerintahan Presiden Joe Biden.

“FCC berkomitmen untuk melindungi keamanan nasional. Kami memastikan peralatan komunikasi yang tidak dapat diandalkan tidak boleh digunakan,” kata Ketua FCC Jessica Rosenworcel, dikutip dari situs Slash Gear, Sabtu (26/11/2022).

Baca juga; Amerika Melarang Raksasa Telekomunikasi China Lagi

FCC secara resmi telah melarang ponsel Huawei dan ZTE bersama dengan beberapa merek lain. Dalam langkah paling ekstrem hingga saat ini, larangan tersebut diterapkan untuk mengatasi masalah keamanan dengan smartphone yang dilaporkan dibuat di China.

Pemerintah AS telah berulang kali mengutip kelemahan keamanan dalam desain Huawei dan ZTE, dan kedua perusahaan telah mengambil berbagai langkah untuk mematuhi peraturan AS. Huawei juga membuat Honor spin-off untuk melisensikan ponselnya ke pihak ketiga di mana tidak ada masalah hukum.

Banyak elemen yang menurut AS keamanan harus dikompromikan di bawah hukum China, yang menegaskan hak negara untuk mengakses data pada perangkat elektronik milik pribadi. Di Amerika Serikat, masalahnya bahkan lebih buruk, dan pintu belakang keamanan yang dibutuhkan oleh China dipandang membahayakan privasi individu dan keamanan nasional.

Seperti disebutkan sebelumnya, masalah mendasar yang dihadapi FCC dan penegak hukum Amerika pada umumnya dengan telepon dari Huawei, ZTE, dan pabrikan China lainnya, adalah fitur desain yang penting di pasar China. Ponsel China harus dapat diakses oleh pejabat pemerintah China berdasarkan permintaan.

Baca juga; AS Akan Melarang Aplikasi Media Sosial Tiongkok

Di Amerika Serikat, beberapa keputusan pengadilan telah menegaskan bahwa tidak ada hak seperti itu dalam penegakan hukum Amerika. Masalah ini belum diselesaikan.

China belum memberikan penjelasan dalam keadaan bagaimana penegakan hukum memiliki hak untuk mengakses data telepon orang AS. Jika mereka memiliki hak tersebut, data apa yang mereka kumpulkan dan bagaimana cara berlangganannya tidak jelas.

Ini adalah poin yang bisa diperdebatkan. FCC juga tidak akan mengizinkan ponsel yang dirancang untuk memberikan akses ke pemerintah China untuk dijual di pasar AS.

(jaring)