liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Bantu Dong Rakyat RI Kerja

Menteri ESDM Arifin Tasrif meminta WTO untuk memikirkan nasib dan kesempatan kerja RI terkait sengketa larangan nikel dengan Uni Eropa.


Jakarta, CNNIndonesia

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mendesak Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) untuk memfasilitasi Indonesia yang kalah klaim atas sengketa larangan tersebut ekspor nikel dengan Uni Eropa.

“Kenapa begini? Sementara ini lihat saja arus masuk China yang masif. Cadangan kita masih banyak, kita welcome. Tolong bantu rakyat Indonesia agar bisa bekerja,” kata Arifin kepada wartawan di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Jumat (12/2).

Namun, Arifin menegaskan pemerintah sudah memiliki mekanisme penyelesaian sengketa. Ia juga menjelaskan bahwa Indonesia masih dalam proses melanjutkan kebijakan pelarangan ekspor nikel.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Meski begitu, dia memastikan akan tetap mengikuti proses yang ada dalam sengketa larangan ekspor nikel.

“Sekarang kita ikuti apa yang produsen lakukan di WTO, kita ikuti. Kita ikuti. Ada Appellate Body (WTO Appellate Body). Kita ikuti prosesnya,” tegasnya.

Sebelumnya, Arifin membacakan putusan akhir panel WTO di Dispute Settlement Body (DSB) terkait kasus larangan ekspor nikel Indonesia yang tercatat dalam sengketa DS 592. Hal itu disampaikannya dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR, Senin ( 21/11).

Arifin mengatakan, berdasarkan keputusan tertanggal 17 Oktober 2022 dijelaskan bahwa Indonesia terbukti melanggar ketentuan WTO Pasal XI.1 GATT 1994 dan tidak dapat dibenarkan oleh Pasal XI.2 (a) dan XX (d) . ) dari GATT 1994.

Kemudian, laporan final akan diedarkan ke anggota WTO lainnya pada 30 November 2022 dan akan masuk dalam agenda DSB pada 20 Desember 2022.

Meski kalah, Arifin mengatakan pemerintah tidak akan menyerah. Dia menekankan bahwa Indonesia siap untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut.

“Pemerintah berpandangan bahwa putusan majelis tidak memiliki kekuatan hukum tetap, sehingga masih terbuka peluang untuk banding atau kasasi. Pemerintah juga tidak perlu mengubah aturan atau bahkan membatalkan kebijakan yang tidak tepat sebelum putusan diambil oleh Dispute Settlement Body (DSB),” jelasnya dalam pertemuan tersebut. .

[Gambas:Video CNN]

Selain himbauan tersebut, lanjut Arifin, pemerintah akan tetap menjaga kebijakan hilirisasi mineral yaitu nikel dengan mempercepat proses pembangunan smelter di dalam negeri.

Sementara itu, Presiden Jokowi memahami mengapa Uni Eropa mengajukan gugatan. Pasalnya, industri nikel di Uni Eropa banyak, sehingga jika larangan itu diterapkan bisa mengganggu industri tersebut.

“Kalau kita lakukan di sini (pengolahan nikel), berarti di sana akan ada pengangguran, ada pabrik yang tutup, ada industri yang tutup. Tapi kita juga ingin maju, kita ingin jadi negara maju,” kata Jokowi di Rapat Koordinasi Nasional Kementerian Penanaman Modal Rabu (30/11).

Meski kalah, Jokowi tetap ngotot melanjutkan hilirisasi bahan baku demi mendapatkan nilai tambah.

Jokowi mengatakan Indonesia harus menghentikan ekspor bahan mentah untuk mendapatkan nilai tambah. Dia mencontohkan kebijakan pelarangan ekspor nikel yang membuat Indonesia mengantongi Rp 300 triliun setahun. Padahal Indonesia sebelumnya hanya meraup Rp 20 triliun saat mengekspor bahan baku nikel.

(skt/agustus)

[Gambas:Video CNN]