liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Bharada E Mengaku Berdosa dan Dihantui Mimpi Buruk Usai Bunuh Yosua

Bharada E mengaku dihantui mimpi buruk selama tiga pekan usai mengeksekusi Brigadir J. Pengalaman ini mendorong Bharada E membongkar skenario Sambo.


Jakarta, CNNIndonesia

Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharad E mengaku bersalah karena mengikuti instruksi atasannya, mantan Kepala Divisi Propam Freddy Sambo membunuh Nofriansyah alias Yosua Hutabarat Brigadir J.

Pengakuan bersalah Bharada E disampaikan saat menjadi saksi bagi terdakwa Ricky Rizal atau Bripka RR dan Kuat Ma’ruf dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Apakah kamu merasa bersalah atau tidak?” tanya hakim anggota di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (30/11).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Apa dosamu?” tanya hakim.

“Karena saya mengikuti instruksinya [Ferdy Sambo],” jawab Richard.

“Kenapa kamu mau?” lanjut hakim.

“Karena saya takut. Ini jenderal bintang dua, menjabat sebagai Kepala Divisi Propam dan jabatan saya, pangkat saya Bharada, pangkat paling rendah. Dari pangkat itu saja sudah terlihat seperti langit dan bumi,” kata Richard. dengan nada ditekankan.

Richard mengaku sering mengalami mimpi buruk setidaknya selama tiga minggu setelah Joshua meninggal. Dia merasa sangat bersalah.

Rasa bersalah ini membuatnya akhirnya menyelesaikan kasus pembunuhan, menolak skenario Sambo.

“Itu sebabnya kamu ingin mengatakan yang sebenarnya?” tanya hakim.

“Ya, saya merasa tertekan, Tuanku. Semoga beruntung ketika saya dibawa [tim Polri] tidak ada komunikasi dengan FS lagi,” jelas Richard.

“Siapa yang memblokir komunikasi?” tanya hakim lagi.

“Saat itu, saya tidak bisa menggunakan ponsel lagi,” katanya.

Richard bersaksi untuk terdakwa Ricky Rizal atau Bripka RR dan Kuat Ma’ruf yang didakwa dengan tindak pidana pembunuhan berencana terhadap Yosua. Richard juga seorang terdakwa.

Selain mereka, ada dua terdakwa lain yang juga diproses hukum, yakni Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi.

Pembunuhan Yosua terjadi pada Jumat, 8 Juli 2022 di rumah dinas Sambo bernomor 46 di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Dalam surat dakwaan, Richard dan Sambo disebutkan menembak Yosua.

Dalam prosesnya, Sambo diketahui telah menyiapkan skenario untuk menutupi kejahatan tersebut.

Skenario yang dimaksud antara lain dugaan pelecehan seksual Joshua terhadap Putri di rumah Saguling hingga insiden penembakan yang melibatkan Richard dan Joshua.

(ryn/wis)

[Gambas:Video CNN]