liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

Cara Membuat Tanda Tangan Melalui Aplikasi Pilihan Pemerintah

Cara Membuat Tanda Tangan Melalui Aplikasi Pilihan Pemerintah

Memuat…

Cara membuat tanda tangan digital dapat dilakukan melalui berbagai aplikasi. Salah satunya adalah PrivyID. Foto: Dokumen PrivyID

JAKARTA – Penting untuk memahami cara menandatangani aplikasi pilihan Pemerintah. Terutama bagi yang memiliki kerjasama dengan Kementerian atau pemerintah.

Sejak Pandemi Covid-19, tanda tangan basah tidak lagi menjadi syarat utama terkait kontrak kerja keuangan.

Tanda tangan digital adalah solusinya, kepraktisan yang ditawarkannya menjadi salah satu alasan banyak perusahaan mulai menggunakan tanda tangan digital.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) merekomendasikan tujuh permohonan penyelenggara sertifikasi elektronik yang diakui, seperti:

1. PrivyID
2. Asli
3. Balai Sertifikasi Elektronik
4. VIDA
5. Peruri
6. Desain
7. Cukup Daftar!

Nah, berikut cara membuat tanda tangan elektronik:

1. Akses salah satu dari tujuh Penyelenggara Sertifikasi Elektronik Indonesia (PSrE) yang diakui Kementerian Komunikasi dan Informatika.
2. Daftarkan diri Anda dan identitas Anda (termasuk foto KTP, NIK, alamat email, nomor telepon, dll).
3. Verifikasi nomor telepon Anda, serta alamat email Anda.
4. Tetapkan kata sandi Anda sesuai aturan yang berlaku.
5. Tanda tangan elektronik Anda mulai berfungsi.

Keabsahan tanda tangan elektronik tertuang dalam Pasal 1 angka 12 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 yang merupakan pembaharuan dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU 19/2016 dan Pasal 1 angka 22), serta Peraturan Pemerintah . Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE).

BACA JUGA: 7 Rekomendasi Aplikasi Edit Video Terbaik dan Gratis untuk HP di 2023

Secara fungsional, tanda tangan elektronik sama dengan tanda tangan basah, yang membedakan hanyalah bentuk dan definisinya.

Tanda tangan digital dapat didefinisikan sebagai tanda tangan yang terdiri dari Informasi Elektronik yang dilampirkan, terasosiasi, atau terkait dengan Informasi Elektronik lainnya yang digunakan sebagai alat verifikasi dan otentikasi.

MG/Rizky Annisa Sabrina

(dan)