liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86

Gunung Berapi Terbesar di Dunia Meletus!

Gunung Berapi Terbesar di Dunia Meletus!


Jakarta

Mauna Loa, gunung berapi aktif terbesar di dunia, meletus untuk pertama kalinya dalam 38 tahun. Gunung berapi di kawasan Hawaii itu memuntahkan lahar panas dan abu pada Senin (28/11) waktu setempat.

Seperti dilansir AFP, Selasa (29/11/2022), terlihat semburan bebatuan yang lelah menyembur keluar dari mulut gunung yang mengeluarkan gumpalan uap dan asap. Letusan memicu peringatan bahwa kondisi bisa berubah dengan cepat.

Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), tekanan telah meningkat selama bertahun-tahun di Gunung Mauna Loa di Big Island, pulau utama Hawaii. Laporan USGS menyebutkan, letusan itu bisa dilihat dari lokasi sejauh 72 kilometer, tepatnya di kota Kona di pesisir barat Pulau Besar.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Letusan dilaporkan sesaat sebelum tengah malam pada Minggu (27/11), awalnya hanya di dalam kaldera — area cekungan di puncak gunung berapi — namun ahli vulkanologi melaporkan pada Senin (28/11) waktu setempat bahwa lahar mengalir keluar. . retakan di sisi kaldera.

“Letusan Mauna Loa telah bermigrasi dari puncak ke Zona Celah Timur Laut di mana beberapa celah memicu sejumlah aliran lava,” kata USGS dalam laporannya.

Dinyatakan pula bahwa situasi Gunung Mauna Loa saat ini tidak mengancam keselamatan warga yang tinggal di bawah zona erupsi. Namun ada peringatan bahwa kondisi gunung berapi tersebut tidak stabil — dapat dengan mudah berubah menjadi uap atau asap.

“Berdasarkan peristiwa masa lalu, tahap awal letusan zona keretakan Mauna Loa bisa sangat dinamis, dan lokasi serta aliran lahar dapat berubah dengan cepat,” tambah USGS.

Para ahli juga memperingatkan bahwa angin dapat membawa gas vulkanik dan abu halus menuruni lereng gunung, serta munculnya ‘Jejak Pele’ yang mengacu pada untaian halus kaca vulkanik yang terbentuk saat aliran lava mendingin dengan cepat di udara. Pele mengacu pada dewi gunung berapi Hawaii.

Mauna Loa adalah gunung terbesar di Bumi berdasarkan volume. Mauna Loa, yang berarti gunung panjang, mencakup separuh Pulau Besar dan lebih besar dari pulau-pulau lain di Hawaii.

Gunung ini merupakan salah satu dari enam gunung berapi aktif di Hawaii. Mauna Loa telah meletus sebanyak 33 kali sejak tahun 1843. Letusan terakhir terjadi pada tahun 1984 dan berlangsung selama 22 hari menghasilkan aliran lava yang mencapai jarak 7 kilometer dari kota Hilo di Hawaii.

Tonton Video “Gunung Api Terbesar di Dunia Meletus”.
[Gambas:Video 20detik]
(sim/sim)