liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86

Indonesia Ditarget Rebut 6 Medali Emas di Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022

Indonesia Ditarget Rebut 6 Medali Emas di Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022

Memuat…

Ketua Umum Pengurus Besar Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI), Airlangga Hartarto menargetkan Indonesia dapat meraih enam medali emas pada World Youth Wushu Championship VIII/2022/ Foto: Istimewa

TANGERANG – Ketua Umum Pengurus Besar Badan Pelaksana Wushu Indonesia (PB WI), Airlangga Hartarto menargetkan Indonesia dapat meraih enam medali emas di World Youth Wushu Championship VIII/2022. Acara ini akan berlangsung di Bumi Serpong Damai Tangerang, Banten, 5-10 Desember 2022.

“Target kami 6 emas. Yakni 4 emas Taolu dan 2 emas Sanda,” kata Airlangga Hartarto saat konferensi pers World Youth Wushu Championship 2022 yang digelar di Garuda ICE Bumi Serpong Damai Tangerang, Banten, Minggu. (12/4/2022).

Kejuaraan Wushu Junior Dunia edisi kedelapan ini melibatkan 807 peserta dari 60 negara dan 2 wilayah (Hong Kong dan Makau). Nantinya para atlet akan memperebutkan 71 medali emas yang terdiri dari 54 emas nomor Taolu dan 17 emas nomor Sanda. Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022 rencananya akan dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo pada Senin (5/12/2022).

BACA JUGA: Besok, Presiden Jokowi Buka Kejuaraan Wushu Muda Dunia 2022

Airlangga Hartarto menyampaikan setidaknya ada tiga misi yang diemban PB WI untuk menjadikan Indonesia tuan rumah World Youth Wushu Championship 2022. Pertama, kata Airlangga Hartarto, dirinya mengemban tugas sebagai Anggota Komite Eksekutif Asian Wushu Federation (WFA) . ) untuk mendorong keinginan International Wushu Federation (IWUF) agar wushu dipertandingkan di Olimpiade.

Karena itu, tambah Airlangga, Indonesia mencoba menggemakan kembali tagline “Road to the Olympics” melalui Kejuaraan Wushu Muda Dunia VIII/2022. Ya, perjalanan panjang menuju Olimpiade dimulai 16 tahun lalu saat IWUF menggelar Kejuaraan Dunia Wushu Junior pertama di Kuala Lumpur (Malaysia, 2006), disusul Bali (Indonesia, 2008), Singapura (2010), Makau (Cina, 2012). ), Antalya (Turki), 2014), Burgas (Bulgaria, 2016), dan Brasilia (Brasil, 2018).

Saat ini olahraga wushu baru merambah Youth Olympic Games. Awalnya, wushu akan dipertandingkan di Youth Olympic Games 2022 namun karena Covid-19 diundur menjadi 2026 di Dakar, Senegal. “Melalui Kejuaraan Dunia Wushu Junior ke-8 tahun 2022 ini, kami mencoba menyambung kembali keinginan tersebut. Semoga keinginan untuk berlaga wushu di Olimpiade 2032 dapat terwujud,” tambah Airlangga.

BACA JUGA: Final Tur Dunia BWF 2022, Rionny Mainaky: Indonesia Rebut Sedikitnya 1 Gelar

Misi kedua, Airlangga Hartarto mengaku tidak mudah menggelar pesta olahraga besar pasca krisis terparah yang melanda dunia dalam dua tahun terakhir, terlebih dampak pandemi Covid-19 yang mengancam potensi global. pembangunan ekonomi.

Kendati demikian, Airlangga Hartarto yang masih menjabat sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) berpendapat, sesulit apapun situasi tidak boleh kehilangan kepercayaan diri untuk meraih sesuatu yang lebih baik. Ini berlaku untuk semua aspek, termasuk kompetisi olahraga.