liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86

Ini Lho Pantai Jerman yang Bikin Kanselir Olaf Scholz Kaget Tak Terkira

Ini Lho Pantai Jerman yang Bikin Kanselir Olaf Scholz Kaget Tak Terkira


Badung

Pantai Jerman menjadi perbincangan setelah sempat mengejutkan Kanselir Jerman Olaf Scholz. Di mana letaknya?

Rektor Scholz mengetahui adanya Pantai Jerman atau German Coast di Indonesia saat menghadiri KTT G20 di Bali pada 15-16 November 2022. Kejutan Rektor Scholz disampaikan oleh Sekretaris Negara Sandiaga Uno.

“Beliau sedikit kaget karena tidak menyangka ada German Beach di Bali. Tentunya ini bagian dari persahabatan yang sudah terjalin lama antara pariwisata Indonesia, khususnya Bali dan Jerman,” ujar Menlu. Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menceritakan pertemuannya dengan Rektor Scholz.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Rupanya, Pantai Jerman adalah salah satu tujuan wisata paling populer di Kabupaten Badung. Pantai Jerman terletak di Jalan Wana Segara, Kampung Adat Tuban, Kecamatan Kuta, Badung, Bali.

Nama Jerman memang terdengar unik. Berdasarkan penelusuran detikBali, asal muasal pantai ini erat kaitannya dengan pembangunan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Saat itu, Bandara I Gusti Ngurah Rai dibangun pada tahun 1930 oleh Departemen Voor Verkeer en Waterstaats, semacam Departemen Pekerjaan Umum. Ni Luh Gede Sri Mediastuti SE selaku perwakilan DPRD Badung Kuta Dapil menceritakan asal usul nama Pantai Jerman. Saat itu banyak orang Jerman sebagai kontraktor yang bekerja di bandara I Gusti Ngurah Rai.

“Sejarah pantai Jerman bisa dikatakan pantai Jerman karena julukan bandara buatan Jerman tahun 60an ketika mereka datang, artinya kontraktor Jerman juga orang Belanda dan ada orang Indonesia tetapi lebih banyak orang Jerman karena mereka melakukan ini. . bandara ini,” kata wanita yang biasa disapa Luhde itu kepada Detik Balidan dikutip Kamis (1/12/2022).

Dia menjelaskan bahwa banyak orang Jerman yang membangun rumah/pesan sejak lama.

“Karena dia sudah lama di sini, lima rumah itu ditempati orang Jerman, jadi kami jadi petugas kebersihan,” ujarnya.

Hingga rumah tersebut ditinggalkan oleh tentara Jerman dan tergerus air, sehingga lama kelamaan penduduk sekitar pantai menyebutnya Pantai Jerman.

“Untuk tahun berapa tentara Jerman keluar dari kawasan pesisir, kami tidak tahu persisnya, tapi sekarang mess hall sudah tidak ada dan sekarang menjadi bangunan panggung dan warung-warung,” terangnya.

***

Artikel ini juga muncul di detikBali. Untuk lebih lanjut, klik di sini.

Tonton Video “Kanselir Jerman: Putin Tidak Sadar, Memulai Perang Adalah Sebuah Kesalahan”
[Gambas:Video 20detik]
(perempuan/perempuan)