liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

Investasi Pariwisata Ditargetkan Capai 8 M Dolar AS dalam 10 Tahun

Investasi Pariwisata Ditargetkan Capai 8 M Dolar AS dalam 10 Tahun


Jakarta

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno bertujuan untuk meningkatkan nilai investasi di sektor pariwisata Indonesia. Dia menargetkan investasi pariwisata Indonesia mencapai US$8 miliar dalam 10 tahun ke depan.

Sandiaga memaksimalkan kehadirannya pada acara ‘World Travel and Tourism Council’ di Riyadh, Arab Saudi, beberapa waktu lalu melalui pertemuan bilateral investasi dan bisnis dengan beberapa pihak. Pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan lebih banyak investasi di sektor pariwisata.

Pertemuan pertama dilakukan dengan Executive Committee Member of the World Travel & Tourism Council (WTTC) yang juga menjabat sebagai Executive Chairman China Chamber of Tourism (CCT), Pansy Ho. Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas berbagai peluang kerja sama, salah satunya menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah Forum Ekonomi Pariwisata Global dalam dua tahun ke depan.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Pansy Ho saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua dan Sekretaris Jenderal Forum Ekonomi Pariwisata Global.

“Kami menyepakati tiga hal dimana Indonesia akan menjadi negara unggulan dan terpilih menjadi tuan rumah Global Tourism Economy Forum dalam dua tahun ke depan,” kata Sandiaga dalam keterangan tertulis, Jumat (2/12/2022). .

Kedua, kata Sandiaga, Pansy Ho yang juga Group Executive Chairman dan Managing Director Shun Tak Holdings Limited juga akan menjajaki investasi khususnya di Bali dalam pendirian hotel berskala internasional.

“Mereka sedang melihat Bali dan 5 destinasi wisata super prioritas untuk membangun hotel berkualitas bintang 5 atau lebih,” ujarnya.

Penjajakan lebih lanjut bagi industri pariwisata Indonesia untuk kembali menggarap pasar China di masa mendatang.

“Yang ketiga untuk update dengan harapan pada kuartal ketiga tahun depan, pada pertemuan Forum Ekonomi Pariwisata Global, Indonesia mulai menggarap pasar Tiongkok yang selama ini tertutup akibat zero policy COVID-19. 19. Kita tunggu pariwisata dari China pulih kembali,” kata Sandiaga.

Investasi di 8 KEK Pariwisata

Selain bertemu dengan Pansy Ho, Sandiaga juga bertemu dengan delegasi dari Federation of Saudi Chambers. Mereka menyatakan minat besar untuk berinvestasi di 8 kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata. Yakni KEK Nongsa, KEK Tanjung Kelayang, KEK Tanjung Lesung, KEK Lido, KEK Singhasari, KEK Mandalika, KEK Morotai, dan KEK Likupang.

“Kami juga bertemu dengan perwakilan dari United Gulf Industrial Consortia yang menyatakan minatnya terhadap 12 proyek berkelanjutan di Indonesia, termasuk di Raja Ampat,” ujar Sandiaga.

Sandiaga mengatakan, rangkaian pertemuan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan nilai investasi di sektor pariwisata Tanah Air.

Sejauh ini, realisasi investasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sejak 2020 hingga triwulan I 2022 tercatat sebesar Rp5,31 triliun. Kementerian Penanaman Modal menyatakan nilai proyek investasi yang ada di 5 DPSP tersebut mencapai Rp 172,2 miliar (US$11,67 juta).

Nilai komitmen berkelanjutan adalah Rp 1,552 triliun (setara dengan US$106,24 juta). Sementara itu, nilai minat investasi di 5 destinasi wisata super prioritas adalah Rp 1,186 triliun (US$81,19 juta).

“Bilateral investasi dan pertemuan bisnis ini akan kita koordinasikan lintas kementerian dan lembaga. Kedepannya, kita berharap ini dapat meningkatkan total investasi menjadi US$6 hingga 8 miliar untuk 5-10 tahun ke depan di sektor pariwisata. Dan target kita adalah untuk meningkatkan kontribusi sektor pariwisata hingga 5 persen terhadap PDB Indonesia. Sementara ekonomi kreatif menuju 8 persen dalam 5 tahun ke depan, hingga total (kontribusi) gabungan sektor kerajinan mencapai 13 persen,” kata Sandiaga.

(fhs/ega)