liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138

Ketua Remaja Masjid di Sleman Diduga Cabuli 20 Anak Sejak 2013

Ketua remaja masjid di Sleman inisial AS (28) melakukan aksi pencabulan terhadap puluhan anak laki-laki pada saat para korban tertidur pulas di masjid.

Yogyakarta, CNNIndonesia

AS (28), seorang ketua remaja masjid (merah) di Ambarketawang, Gamping, SlemanDIY ditangkap polisi setelah diduga mencabuli belasan remaja di bawah umur sejak 2013.

Satreskrim KBO Polresta Sleman Iptu M. Safiudin menjelaskan kasus ini terungkap setelah sejumlah korban melapor ke polisi pada Januari 2023 kemarin.

Pelaporan berawal dari salah satu korban AS, ANNH (16), yang dilecehkan secara seksual oleh pelaku pada 15 Januari 2023 dini hari.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Safiudin menjelaskan, pada 14 Januari 2023, ANNH dan salah satu temannya sempat menginap di Masjid Ambarketawang, Gamping, Sleman setelah melakukan kegiatan menyambut bulan Ramadhan.

Keesokan paginya, pelaku mengikuti ANNH ke masjid dan melakukan perbuatan cabul saat korban sedang tidur.

“Saat pelaku sedang melakukan aksinya, saksi (rekan ANNH) terbangun dan melihat aksinya,” kata Safiudin di Polres Sleman, Senin (6/2).

Setelah saksi menceritakan hal tersebut, ANNH pulang dan menceritakan kejadian tersebut kepada rekan Remas dan orang tuanya.

Saat itu, ada empat orang lagi yang akhirnya mengaku pernah mengalami aksi serupa dari AS. ANNH kemudian mewakili teman-temannya melaporkan kasus ini ke Mapolres Sleman.

Polisi menangkap AS dan resmi menetapkannya sebagai tersangka sebelum ditahan di Rutan Mapolres Sleman, 3 Februari 2023.

“Ada lima korban yang kami mintai keterangan, pengakuan dari sedikitnya sembilan tersangka. Namun berdasarkan informasi yang kami hitung, ada 20 korban yang sebagian sudah dewasa,” kata Safiudin. .

Safiudin mengatakan, AS memulai aksinya pada 2013 dan paling gencar pada 2019. Aksi ini dilakukan di lingkungan masjid dan kosnya.

Rata-rata korban adalah tetangga tersangka yang sebagian besar menolak bicara karena merasa hal itu memalukan bagi mereka.

Safiudin bersikeras bahwa semua korban AS adalah laki-laki. Perbuatan pelaku dilakukan pada saat korban sedang tidur atau terjaga. Polisi juga memastikan AS tidak memiliki trauma di masa lalu.

“Tersangka melakukan perbuatan asusila ini karena sebelumnya pada tahun 2013 sering menerima pesan dari grup di media sosial yang berisi video porno. Dia menonton video tersebut dan tidak dapat mengendalikan nafsunya dan melepaskannya kepada anak-anak atau remaja di masjid,” dia menjelaskan. .

Safiudin mengatakan, penyidikan kasus ini terus berlanjut dan kemungkinan korban akan bertambah. Polisi sejauh ini mengumpulkan bukti otopsi dari korban sebagai bukti.

Atas perbuatannya, AS tunduk pada Pasal 82 UU No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU No 23 Tahun 2002 juncto Pasal 292 KUHP. “Hukuman maksimal 15 tahun penjara,” pungkas Safiudin.

(kum/gil)

[Gambas:Video CNN]