liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Kisah Valentino Rossi, Jagoan Balap MotoGP yang Doyan Bolos Sekolah hingga Tak Tamat SMA

Kisah Valentino Rossi, Jagoan Balap MotoGP yang Doyan Bolos Sekolah hingga Tak Tamat SMA

Memuat…

Siapa yang tidak mengenal Valentino Rossi. Mantan pebalap Yamaha Petronas SRT dan sembilan kali juara dunia MotoGP ini menjadi legenda dan ikon di dunia balap motor/ Foto: Instagram Valentino Rossi

TAVULIA – Siapa yang tidak mengenal Valentino Rossi. Mantan pebalap Yamaha Petronas SRT dan sembilan kali juara dunia MotoGP ini merupakan legenda dan ikon di dunia balap motor.

Hampir semua generasi pasti mengenal pebalap asal Italia ini. Namun siapa sangka jika Rossi tidak pernah menyelesaikan pendidikannya di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) hingga tamat.

Inilah yang dikatakan Rossi saat diwawancarai jurnalis Amerika Graham Bensinger pada 26 Juli 2022. “Di sekolah itu tidak mudah bagi saya, awalnya tidak terlalu buruk. Tapi tahun lalu saya hanya ingin memenangkan balapan,” Rossi seperti dikutip dari saluran YouTube Graham Bensinger.

BACA JUGA: Tingkat Persaingan Sangat Tinggi, Jack Miller Akui Sulit Menang di MotoGP

“Ini adalah periode yang tak terlupakan dalam hidup saya, karena pada tahun 1995 saya bisa memenangkan kejuaraan Eropa. Tiga besar bisa balapan di kejuaraan dunia. Jadi saya menandatangani kontrak dengan Aprilia pada tahun 1996. Itu seperti mimpi yang menjadi kenyataan, ” jelasnya.

Bolos sekolah menjadi pilihan Rossi jika sesuai dengan jadwal balapan. Namun Rossi terancam tidak lulus SMA jika membolos lagi di tahun seniornya.

Nyatanya, pria kelahiran 16 Februari 1979 ini masih membangun mimpinya menjadi juara dunia. “Masalahnya adalah ketika Anda berada di kejuaraan dunia Anda harus jauh dari rumah selama sebulan penuh. Dan pada bulan Maret, April berada di sekolah itu penting karena mereka melakukan banyak pekerjaan. Sekolah mengatakan kepada saya ‘jika Anda pergi (balap), kamu keluar’, kamu tidak akan membalap tahun depan,” kata Rossi.

BACA JUGA: Francesco Bagnaia Ungkap Kehidupannya Usai Juara MotoGP 2022

Rossi melanjutkan, balap motor saat itu dianggap kurang populer dan menjanjikan. Jadi sekolah tidak terlalu mendukung karir balap Rossi. Rossi mencoba mematahkannya.

“Dan kami membuat keputusan (keluar dari sekolah),” ujarnya.