liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Maroko Contek Jepang Hancurkan Spanyol yang Kuasai Bola Hingga 70 Persen

Maroko Contek Jepang Hancurkan Spanyol yang Kuasai Bola Hingga 70 Persen

Memuat…

Timnas Maroko tak gentar menghadapi Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2022 di Education City Stadium, Selasa (12/6/2022) pukul 22.00 WIB/Foto/Reuters

Al Rayyan – Tim nasional Maroko tidak gentar menghadapi Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2022 di Stadion Kota Pendidikan, Selasa (6/12/2022) pukul 22.00 WIB. Atlas Lions -julukan timnas Maroko- akan meniru gaya Jepang yang berhasil mengalahkan La Furia Roja di babak penyisihan grup.

Pelatih timnas Maroko Walid Reragui mewaspadai strategi Spanyol yang rata-rata menguasai 70 persen penguasaan bola di Piala Dunia Qatar. Walid Reragui menilai tim besutan Luis Enrique mendominasi penguasaan bola selama Piala Dunia 2022. Bahkan, ia juga menyarankan agar FIFA memberikan poin kepada setiap tim yang membutuhkan waktu lama untuk menguasai bola.

Baca juga: Dominik Livakovic Pecahkan Rekor Piala Dunia Usai Kalahkan 3 Eksekutor Penalti Jepang

“Spanyol memiliki rata-rata penguasaan bola 70 persen di Piala Dunia ini. Ini bisa membosankan bagi penonton dan juga membosankan bagi tim lain. Mungkin FIFA harus mulai memberikan poin untuk jumlah penguasaan bola yang dimiliki tim,” kata Reragui dikutip dari Mirror, Selasa (12/6/2022).

Karena itu, Reragui mengingatkan para pemainnya untuk tidak membiarkan Spanyol membuat timnya monoton dan tidak mengejar bola mematikan. Ia pun mengatakan kepada timnya untuk mengambil inspirasi dari Jepang yang kembali mengalahkan salah satu favorit juara Piala Dunia meski hanya memiliki 17 persen penguasaan bola.

Baca Juga: Hasil Brasil Vs Korea Selatan: Tim Samba Maju ke Perempat Final, Rep Asia Berakhir

“Mereka menggerakkan bola sehingga Anda lelah dan ketika Anda membuat kesalahan saat itulah mereka bergerak. Itu sebabnya saya mengatakan bahwa mentalitas kita sama pentingnya dengan kondisi fisik kita untuk pertandingan ini. Kami harus ingat bahwa Spanyol menguasai bola melawan Jepang dan masih kalah,” kata Reragui.

Meski bukan tim favorit, Reragui tetap optimistis Maroko mampu mengalahkan juara dunia 2010 itu. Pasalnya, ia memiliki beberapa pemain tajam yang bisa menjadi kunci kemenangan Atlas Lions, seperti Hakim Ziyech dan kawan-kawan.

“Kami tidak akan kerepotan menjadi underdog karena kami memiliki senjata kami sendiri, dan saya dapat memberi tahu Anda bahwa kami berencana untuk mengatasi tekanan,” desak Reragui.

(sha)