liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86

Perjalanan SSI saat Mengikuti Program Inkubasi Startup Nasional

Perjalanan SSI saat Mengikuti Program Inkubasi Startup Nasional

Memuat…

Program inkubasi intensif ini bertujuan untuk membantu dan membina startup digital. FOTO/IST

JAKARTA – Pertama kali diluncurkan pada September 2020, Starter Studio Indonesia (SSI) adalah program inkubasi startup yang ditawarkan oleh .

BACA JUGA – Awal menolak runtuh

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bertujuan membantu startup tahap awal mencapai product market fit.

”SSI memberikan sesi pelatihan eksklusif bagi para startup, seperti Founder’s Camp, Mentoring 1 on 1 dengan praktisi berpengalaman di lanskap startup Indonesia, hingga Milestone Day, di mana mereka dapat mempresentasikan profil bisnis dan pencapaian mereka selama mengikuti program SSI,” ujar seorang manager kurator SSI Italo Gani dalam siaran persnya Jumat (2/11/2022).

Selama dua tahun, SSI telah menerima lamaran dari total 10.160 start-up, dengan tingkat penerimaan rata-rata 0,79%. Jika dirinci lebih lanjut, tingkat penerimaan pada kelompok 1 adalah 2,99%, kelompok 2 (1,39%), kelompok 3 (0,26%), kelompok 4 (1,26%) dan kelompok 5 (1%). Hal ini membuktikan bahwa SSI telah menjadi program inkubasi yang prestisius dan kompetitif, dengan skala terbesar di tingkat nasional.

SSI juga berhasil mengumpulkan lebih dari 100 trainer yang terdiri dari para pendiri, eksekutif dan praktisi start-up ternama Indonesia, untuk berbagi pengalaman dan ilmunya dengan para peserta. Batch 1 berjumlah 40 pelatih, Batch 2 berjumlah 60, Batch 3 berjumlah 70, Batch 4 berjumlah 59, dan Batch 5 berjumlah 89 pembina.

Banyaknya jumlah trainer ini sejalan dengan konsep SSI “More Brainstorming, Less Classroom”, yang berfokus pada pemberian pengetahuan dan wawasan praktis, serta fokus pada bimbingan dan pendampingan langsung dari para praktisi terkemuka di industri startup.

Berdasarkan data, sektor start up yang mendominasi pendaftaran SSI sejak tahun pertama adalah pendidikan (24,9%), kesehatan (11,6%) dan pariwisata (9,6%). Selain itu, ada pula 37,8% pangsa startup yang bergerak di berbagai sektor (lainnya).

Dalam proses seleksi dan evaluasi untuk menentukan startup terpilih, SSI memiliki empat faktor penilaian utama, yaitu: profil dan pengalaman pendiri; kesesuaian pasar produk; potensi pasar dan potensi untuk meningkat; serta faktor pembeda dan lokalitas. Keempat faktor ini penting dalam menentukan startup mana yang siap dikembangkan ke level yang lebih tinggi.

Dari lima kali diselenggarakan, dewan kurator SSI yang terdiri dari pakar dan pelaku startup serta perusahaan modal ventura telah mengidentifikasi empat tantangan utama yang dihadapi startup tahap awal di Indonesia.