liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138

Presiden.go.id Bukan Situs Resmi Presiden

Presiden.go.id Bukan Situs Resmi Presiden

Memuat…

Website resmi Presiden Republik Indonesia beralamat di presidenri.go.id yang dapat dibuka seperti biasa. Foto: Sindonews/Danang Arradian

JAKARTA – Ternyata President.go.id bukan situs resmi Presiden. Demikian disampaikan Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Triadi Machmudin. Menurut Bey, situs resmi Presiden RI adalah Presidenri.go.id.

Sebelumnya, website Presiden RI dengan domain president.go.id ramai diperbincangkan karena tidak bisa diakses sejak Rabu (23/11) malam. Sebuah pernyataan di situs web mengatakan bahwa penyebabnya tidak diretas. Tapi karena belum bayar domainnya.

Hal ini kemudian menjadi sorotan publik. Pakar keamanan siber sekaligus Ketua Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC (Pusat Riset Keamanan Sistem Komunikasi dan Informasi) Pratama Dahlian Persadha mengatakan, kejadian ini membuktikan kurangnya kesadaran pemerintah terhadap aset digital.

“Kejadian ini menjelaskan kepada publik bagaimana masalah siber baik dari sisi keamanan maupun pemeliharaan masih jauh dari ideal. Toh ini website presiden, mungkin dilakukan pengecekan secara berkala agar admin tidak mengetahui domain sudah kadaluarsa. ,” kata Pratama dalam keterangan tertulis, Kamis (24/11).

Pratama mengungkapkan, sekretariat negara dan tim kepresidenan perlu menginventarisasi aset digital milik Presiden dan Wakil Presiden. Ia juga menyarankan agar Anda selalu mengecek siapa administrator dan email yang digunakan.

“Aset digital harus menjadi perhatian dan prioritas tim presiden dan sekretariat negara. Jika ada tindakan ilegal atau peretasan terhadap aset digital Presiden dan Wakil Presiden, jelas akan menimbulkan kegemparan di masyarakat,” pungkasnya.

BACA JUGA: Twitter sedang kacau balau, Begini Cara Menjaga Akun Anda Tetap Aman

Sementara itu, Bey sendiri mengatakan bahwa situs President.go.id yang terlambat membayar domain bukanlah situs resmi dari situs Presiden Jokowi.

“Kami sangat menyayangkan kabar seperti ini yang belum kami terima konfirmasinya, padahal alamat resminya presiden.go.id,” ujarnya.
Uniknya, saat SINDONews mencoba membuka Presiden.go.id, hasilnya dialihkan ke Presidenri.go.id.

(dan)