liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77

Ukraina Ungkap Kebrutalan Tentara Bayaran Rusia Wagner di Medan Tempur

Amerika Serikat resmi menetapkan kelompok tentara bayaran Rusia, Wagner Group, sebagai organisasi kriminal transnasional.

Jakarta, CNN Indonesia

Dokumen dari intelijen militer Ukraina mengekspos kebrutalan tentara bayaran RusiaWagner, di medan perang.

Wagner adalah tentara bayaran yang dijalankan oleh oligarki Rusia Yevgeny Prigozhin. Tim menjadi fokus setelah terlibat dalam pertempuran sengit di Soledar.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Kebrutalan pasukan Wagner disorot dalam sebuah laporan pada Desember 2022. Bagi Ukraina, Wagner merupakan ancaman unik dari jarak dekat, meskipun banyak tentara mereka yang tewas.

“Kematian ribuan tentara Wagner tidak masalah bagi rakyat Rusia,” kata laporan itu seperti dikutip CNN.

“Pihak yang merampok tidak mundur tanpa perintah. Penarikan tanpa izin komando atau tanpa cedera dapat dilakukan di tempat,” lanjut laporan itu.

Menurut laporan Ukraina, tentara Wagner yang terluka sering meninggalkan medan perang selama beberapa jam.

[Gambas:Video CNN]

“Serangan infanteri tidak boleh sendirian membawa yang terluka keluar dari medan perang, karena tugas utama mereka adalah melanjutkan serangan sampai tujuan tercapai,” lanjut laporan itu.

Bahkan jika serangan itu gagal, mereka hanya bisa mundur di malam hari.

Laporan itu juga menyebutkan hasil penyadapan ponsel prajurit yang diajak bicara Wagner. Mereka tidak menunjukkan belas kasihan.

Pada satu titik, terdengar seorang tentara berbicara tentang tentara yang ingin menyerah di Ukraina.

“Wagner [Para tentara Wagner] menangkapnya dan memotong bolanya,” kata tentara dari penyadapan.

Namun, CNN tidak dapat memverifikasi secara independen hasil penyadapan tersebut.

Laporan Ukraina juga mengatakan Wagner mengerahkan pasukan di berbagai kelompok. Kelompok itu terdiri dari selusin orang atau kurang.

Mereka menggunakan granat berpeluncur roket (RPG) dan menggunakan drone intelijen untuk mengebom Ukraina.

Kedua senjata tersebut dikatakan sebagai “elemen kunci” tim Wagner.

Senjata lain yang digunakan Wagner adalah alat komunikasi dengan merek Motorola.

Sementara itu, Motorola mengatakan telah menangguhkan semua penjualan produk ke Rusia dan menutup operasi di negara tersebut.

Selain kebrutalan, dokumen tersebut juga melaporkan bahwa taktik Wagner adalah satu-satunya taktik efektif untuk memobilisasi pasukan yang dianggap kurang terlatih.

Ini menunjukkan bahwa militer Rusia mungkin mengadaptasi taktik itu.

“Dan sebaliknya [mengerahkan] Grup Taktis Batalyon Klasik Angkatan Bersenjata Rusia, [Moskow] menyarankan unit serangan.”

Ini akan menjadi perubahan signifikan dari ketergantungan Rusia pada unit mekanis yang lebih besar.

Ukraina juga telah diberitahu bahwa beberapa pasukan dan cadangan Rusia sedang mempertimbangkan untuk beralih ke Wagner.

(isa/bac)