liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

UMP NTB Naik 7,44 Persen Jadi Rp2,37 Juta

Gubernur NTB Zulkieflimansyah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2023 naik 7,44 persen dari Rp2,21 juta menjadi Rp2,37 juta pada Senin (28/11).


Jakarta, CNNIndonesia

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah menetapkan Upah Minimum Regional (UMP) 2023 naik 7,44 persen dari Rp 2,21 juta menjadi Rp 2,37 juta pada Senin (28/11).

“UMP untuk NTB tahun 2023 ditetapkan sebesar Rp. 2,371 juta lebih,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB I Gede Putu Aryadi di Mataram, seperti dikutip Antara.

UMP 2023 ditetapkan berdasarkan surat keputusan Nomor 561-793 Tahun 2022 tentang UMP 2023 yang ditandatangani pada 28 November 2022.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Kenaikan UMP NTB 2023 juga memperhatikan surat Menteri Tenaga Kerja Nomor BM/360/HI.01.00/XI/2022 tanggal 11 November 2022 perihal penyampaian data ekonomi dan ketenagakerjaan untuk penetapan UMP 2023.

“Selain itu, rekomendasi Dewan Gaji NTB Nomor 560/1451/04-Nakertrans/XI/2022 tanggal 22 November 2022 tentang UMP NTB 2023,” ujarnya.

Ia menambahkan, rekomendasi UMP 2023 mengacu pada Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 dengan nilai alpha 0,10 atau 10 persen yang mengakibatkan kenaikan UMP sebesar 7,44 persen atau Rp 164.195.

Penggunaan nilai alpha sebesar 0,10 sejalan dengan nilai kesempatan kerja atau tingkat pengangguran terbuka bulan Agustus 2022 di NTB sebesar 2,89 persen angkatan kerja atau meningkat sebesar 0,004 persen.

“Kenaikan UMP sebesar 7,44 persen ini sejalan dengan kondisi objektif pertumbuhan ekonomi, inflasi dan tingkat produktivitas tenaga kerja di NTB,” ujarnya.

Dewan Gaji NTB sebelumnya merekomendasikan tiga opsi UMP NTB 2023 kepada Gubernur NTB Zulkieflimansyah.

Pertama, usulan Apindo NTB yang mengusulkan UMP 2023 berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 36 Tahun 2021. Dimana, UMP NTB dinaikkan 5,38 persen dari UMP 2021 yaitu Rp 2,20 juta lebih menjadi Rp 2,32 juta. lagi.

Kedua, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB mengusulkan kenaikan UMP 2023 sebesar 7,44 persen dari UMP 2021, menjadi lebih dari Rp2,37 juta.

Ketiga, Serikat Pekerja NTB mengusulkan UMP 2023 dinaikkan 8,04 persen menjadi lebih dari Rp2,38 juta.

Perhitungannya sama dengan perhitungan pemerintah berdasarkan Permenaker Nomor 18 Tahun 2022.

[Gambas:Video CNN]

(sfr/bir)