Wanita Dicap Jahat Gegara Ogah Tukar Kursi di Pesawat, tapi Ia Tak Peduli

Wanita Dicap Jahat Gegara Ogah Tukar Kursi di Pesawat, tapi Ia Tak Peduli


New York

Maresa Friedman dicap jahat karena menolak bertukar tempat duduk dengan keluarganya agar bisa duduk bersama di pesawat. Tapi dia tidak peduli.

Maresa membagikan pengalamannya melalui video di akun Tiktok miliknya. Semuanya berawal saat Maresa naik penerbangan Delta Airlines di Kelas Satu.

Maresa membayar mahal kursi Kelas Satunya dengan uangnya sendiri. Nah, di First Class, Maresa memilih duduk di kursi dekat aisle. Konfigurasi tempat duduk Delta First Class adalah 2-2.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Dua kursi Kelas Satu di baris Maresa diisi oleh pasangan suami istri. Sedangkan tempat duduk dekat jendela di sebelah Maresa diisi oleh putra pasangan itu.

Nah, pasangan ini bertanya kepada Maresa apakah dia mau menukar kursi dekat lorong dengan kursi dekat jendela anak. Agar satu keluarga bisa duduk berjejer di pesawat. Namun, Maresa dengan tegas menolak permintaan pindah tempat duduk.

“Maaf ibu dan keluarga, tapi sebagai sesama ibu, saya tidak salah untuk tidak menyerahkan kursi yang saya bayar lunas. Saya juga seorang ibu, ini namanya PERENCANAAN!” kata Maresa.

Maresa menyarankan agar keluarga itu pindah saja ke deretan kursi Kelas Satu yang kosong. Tapi mereka menolak. Bahkan salah satu keluarga mencap Maresa sebagai perempuan jahat dan egois.

“Bahkan, saya mendapat pandangan sinis. Pramugari menatap saya dan berkata, ‘Itu saran yang bagus.’

Di Tiktok, ada dua sisi. Kamp pertama untuk menghidupi keluarga. Sedangkan kubu kedua membela Maresa. Kepada Tiktoker yang membela keluarga dan meminta Maresa mengalah hanya dengan memindahkan kursi, Maresa memberikan jawabannya.

“Saat memesan tiket pesawat bersama keluarga, pastikan meminta untuk ditempatkan di deretan kursi, apalagi jika membawa anak. Saya selalu melakukan itu, membelikan kursi untuk anak saya tepat di sebelah saya,” jelas Maresa. .

Banyak Tiktokers yang setuju dan membela Maresa. Menurut mereka, Maresa tidak harus mengalah hanya demi ego keluarga.

“Kok rencana mereka kurang, kita harus mengalah. Kalau aku jadi kamu, aku akan melakukan hal yang sama,” bela seorang Tiktoker.

“Terima kasih telah menyuarakan ini. Orang lain punya anak, kenapa kita yang bermasalah. Itu bukan urusan kita,” tambah Tiktoker lainnya.

Bagaimana menurut para traveler, kalian tim Maresa atau keluarga tim? Tuangkan pendapatmu di kolom komentar, ya!

Tonton video “Penumpang Maskapai Penerbangan Domestik Tidak Perlu Tes Antigen-PCR, Tapi…”
[Gambas:Video 20detik]
(www www)