liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86

Wisata Joglosemar Digenjot, Pura Mangkunegaran Jadi Spotlight

Wisata Joglosemar Digenjot, Pura Mangkunegaran Jadi Spotlight


Solo

Kawasan Joglosemar (Yogyakarta, Solo, Semarang) saat ini sedang digiatkan oleh pariwisata. Candi Mangkunegaran adalah fokus kota Solo.

Pengembangan pariwisata Joglosemar diproyeksikan mendukung Borobudur sebagai salah satu dari 5 Destinasi Wisata Super Prioritas (DPSP). Dan itu menjadi tugas Kementerian BUMN melalui BUMN Tourism and Support Holding, PT Aviasi Wisata Indonesia (Persero) atau Injourney. Candi Mangkunegaran di Keprabon, Solo, Jawa Tengah menjadi salah satu target eksplorasi kolaboratif.

Pura Mangkunegaran yang resmi berdiri pada tahun 1757 merupakan keraton resmi Kadipaten Mangkunegaran dan tempat tinggal Adipati Mangkunegaran, menjadi salah satu tujuan wisata favorit para bule dan mancanegara.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Selama lima bulan terakhir, Candi Mangkunegaran telah dihidupkan kembali. Yaitu di Taman Pracima atau Pracima Tuin yang berada di sisi barat Candi Mangkunegaran.

Pagar dan dinding bangunan serta pintu dan jendela dicat ulang. Dulu terlihat kumuh, tapi sekarang Candi Mangkunegaran lebih segar.

Candi Mangkunegaran (Foto: Femi Diah/detikcom)

Kawasan Taman Pracima telah dipugar sesuai rencana 100 tahun lalu. Dulu digunakan sebagai lapangan tenis, lapangan sepak bola, bahkan tempat parkir, kini taman tersebut telah dipugar dengan Pracimasana, Pracimawisik, dan Pracimaloka, serta kolam Gusti Nurul dengan patung katak.

Selain itu, air mancur berdinding marmer dan dikelilingi delapan taman bunga ini juga menghidupkan kembali cita rasa lama. Kemudian, kawasan tersebut akan difungsikan sebagai tempat interaksi publik dan kawasan terbuka hijau.

Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai pada Desember 2022 dan dibuka untuk umum mulai Januari 2023.

“Kami di Kementerian BUMN bersama Gustri Bhre (Pengageng Pura Mangkunegaran, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara X Bhre Cakrahutama Wira Sudjiwo), kami bersinergi, dalam hal ini Injourney dan PP untuk bersama-sama menghidupkan budaya di Mangkunegaran,” kata Wakil Menteri BUMN Kartiko Wirjoatmodjo di Solo, Senin (28/11/2022).

“Kami ingin membangun Joglosemar sebagai kawasan wisata bernuansa budaya dan sejarah. Kami ingin traveler melihat Candi Mangkunegaran sebagai objek yang menarik dan perpaduan antara budaya masa lalu, masa kini, dan masa depan,” tambahnya.

Gusti Bhre & Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo Foto: Femi Diah/detikcom

“Pura Mangkunegaran merupakan pionir dalam menampilkan pemanfaatan ruang yang berkelanjutan dengan perspektif budaya, sejalan dengan kebutuhan dan gaya hidup masyarakat saat ini. Kerjasama dengan Pura Mangkunegaran diharapkan dapat meningkatkan lama tinggal dan pengeluaran pariwisata yang pada akhirnya akan berdampak positif berdampak pada sosial ekonomi”. -ekonomi, termasuk meningkatkan pertumbuhan UKM di Jawa Tengah,” ujar Direktur Utama Injourney, Dony Oskaria, menanggapi.

Sedangkan KGPAA Mangkunegara X merupakan penggagas pembangunan kembali taman di era Mangkunegara VII. Kawasan itu dulunya jauh dari tampilan aslinya, yaitu lapangan tenis, lapangan sepak bola, bahkan tempat parkir.

Bhre mengatakan, taman tersebut tidak hanya akan dinikmati oleh keluarga Mangkunegaran saja, tetapi diperuntukan bagi warga dan wisatawan.

“Ini perkembangan yang luar biasa. Kami berusaha membangun ruang pertemuan dengan budaya dan masyarakat. Bagaimana masa lalu bisa menjadi modal untuk masa kini dan masa depan,” ujar Bhre.

“Kami membangun kembali taman yang sudah ada 100 tahun lalu, dengan pola taman air mancur masa itu. Dengan bantuan cagar budaya. Kami mengenang masa lalu untuk mendukung kegiatan kuliner, UKM dan budaya.

Inilah jawaban bagaimana Mangkunegaran menyatukan budaya dan seluruh elemen masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah yaitu BUMN untuk menjadi unified tourism experience,” imbuhnya.

Sedangkan Injourney fokus ke Semarang di kawasan Kota Tua. Sedangkan untuk Yogyakarta di Stasiun Tugu.

Simak video “Pikat Wisatawan, Pura Mangkunegaran Solo Gelar Latihan Menari”
[Gambas:Video 20detik]
(fem/ml)